Kamis, 16 Februari 2012

Macam-Macam Sistem Pengapian Motor Bensin

Sistem pengapian motor bensin memilik prinsip kerja yang beragam sesuai dengan jenis dan model sistem pengapian yang di gunakan. Untuk sistem pengapian Motor biasanya terdiri atas 2 macam yakni Sistem Pengapian AC dan Sistem Pengapian  DC. Untuk sistem pengapian Motor sebenarnya bisa kita modifikasi dari sistem pengapian AC ke sistem pengapian DC atau sebaliknya, tinggal ngatur aje yang penting bener he he.
Sistem Pengapian secara garis besar terdiri dari:
1. Sistem Pengapian AC atau yang lebih kita kenal dengan CDI(Capasitor Discharge Ignition) merupakan sistem dimana pengapian ke busi dibangkitkan dari tegangan AC dari spul motor yang di triger oleh sirkuit elektronik(CDI) sesuai signal yang di terima dari pulser.
2. Sistem Pengapian DC. Pada sistem pengapian Dc ini lebih mirip dengan sistem pengapian mobil secara elektronik, yakni TCI(transistorized Ignition System), dengan sistem TCI tegangan tinggi yang di bangkitkan dari koil benar2 tegangan DC 12volt yang di driver oleh sebuah transistor sesuai data dari sumber signal alias pulser.
Semua sistem pengapian motor yang peletakan pulser berada pada askruk pasti menimbulkan percikan busi secara 2 kali proses yang berbeda dalam 1 siklus kerja motor 4 tak, yakni pada proses kompresi dan proses buang.

CARA KERJA MOTOR 4 TAK DAN 2 TAK

PRINSIP KERJA MOTOR BENSIN
Prinsip Kerja Motor Bensin

Pada dasarnya prinsip kerja pada motor bensin terdiri dari 5 hal yaitu:
  1. Pengisian campuran udara dan bahan bakar
  2. Pemampatan/pengkompresian campuran udara dan bahan bakar
  3. Pembakaran campuran udara dan bahan bakar
  4. Pengembangan gas hasil pembakaran
  5. Pembuangan gas bekas
Prinsip kerja motor bensin diatas pada:
* pada motor 4 tak, 
Diselesaikan dalam: empat gerakan piston atau dua putaran poros engkol.
* Pada motor 2 tak,
Diselesaikan dalam dua gerakan piston atau satu putaran poros engkol.

LANGKAH KERJA MOTOR
Langkah kerja motor terdiri dari :
  1. Langkah isap
  2. Langkah kompresi
  3. Langkah usaha
  4. Langkah buang
CARA KERJA MOTOR 4 TAK

Prinsip Kerja Motor 4 tak

1. Langkah isap
Piston bergerak dari TMA (titik mati atas) ke TMB (titik mati bawah). dalam langkah ini, campuran udara dan bahan bakar diisap ke dalam silinder. katup isap terbuka sedangkan katup buang tertutup. Waktu piston bergerak ke bawah, menyebabkan ruang silinder menjadi vakum, masuknya campuran udara dan bahan bakar ke dalam silinder disebabkan adanya tekanan udara luar ( atmospheric pressure).

2. Langkah kompresi
Piston bergerak dari TMB ke TMA. Dalam langkah ini, campuran udara dan bahan bakar dikompresikan/dimampatkan. Katup isap dan katup buang tertutup. Waktu torak mulai naik dari titik mati bawah (TMB) ke titik mati atas (TMA) campuran udara dan bahan bakar yang diisap tadi dikompresikan. Akibatnya tekanan dan temperaturnya menjadi naik, sehingga akan mudah terbakar.

3. Langkah usaha
Piston bergerak dari TMA ke TMB. Dalam langkah ini, mesin menghasilkan tenaga untuk menggerakan kendaraan. Sesaat sebelum torak mencapai TMA pada saat langkah kompresi, busi memberi loncatan bunga api pada campuran yang telah dikompresikan. Dengan terjadinya pembakaran, kekuatan dari tekanan gas pembakaran yang tinggi mendorong torak kebawah. Usaha ini yang menjadi tenaga mesin (engine power).

4. Langkah buang
Piston bergerak dari TMB ke TMA. Dalam langkah ini, gas yang terbakar dibuang dari dalam silinder.  Katup buang terbuka, piston bergerak dari TMB ke TMA mendorong gas bekas pembakaran ke luar dari silinder.
Ketika torak mencapai TMA, akan mulai bergerak lagi untuk persiapan berikutnya, yaitu langkah isap.

CARA KERJA MOTOR 2 TAK

Prinsip Kerja Motor 2 tak
1. langkah isap dan kompresi
Piston bergerak ke atas. Ruang dibawah piston menjadi vakum/hampa udara, akibatnya udara dan campuran bahan bakar terisap masuk ke dalam ruang dibawah piston. Sementara dibagian ruang atas piston terjadi langkah kompresi, sehingga udara dan campuran bahan bakar yang sudah berada di ruang atas piston suhu dan tekanannya menjadi naik. Pada saat 10-5 derajat sebelum TMA, busi memercikan bunga api, sehingga campuran udara dan bahan bakar yang telah naik temperatur dan tekanannya menjadi terbakar dan meledak.

2. Langkah usaha dan buang
Hasil dari pembakaran tadi membuat piston bergerak ke bawah. Pada saat piston terdorong ke bawah/bergerak ke bawah, ruang di bawah piston menjadi dimampatkan/dikompresikan. Sehingga campuran udara dan bahan bakar yang berada di ruang bawah piston menjadi terdesak keluar dan naik ke ruang diatas piston melalui saluran bilas. Sementara sisa hasil pembakaran tadi akan terdorong ke luar dan keluar menuju saluran buang, kemudian menuju knalpot.
Langkah kerja ini terjadi berulang-ulang selama mesin hidup.

Keterangan : Pada saat piston bergerak ke bawah, udara dan campuran bahan bakar yang berada di ruang bawah piston tidak dapat keluar menuju saluran masuk, karena adanya reed valve.

Senin, 26 Desember 2011

Coil atau Kumparan Pengapian

Coil atau Kumparan Pengapian

Ignition Coil atau biasa disebut kumparang pengapian atau coil saja adalah merupakan alat pada kendaraan bermotor yang berfungsi untuk melipatgandakan tegangan (volt) listrik yang berasal dari aki (accu) atau baterai. Setelah tegangan berhasil dilipatgandakan, selanjutnya diteruskan ke busi melalui ignition distributor. Tegangan yang kuat tadi selanjutnya pada busi menimbulkan percikan api yang sangat dibutuhkan untuk pembakaran pada bagian dalam mesin bensin.
Besarnya arus yang berasal dari aki sekitar 12 volt, selanjutnya setelah di coil akan dilipatgandakan menjadi ribuan hingga puluhan ribu volt. Tegangan listrik yang besar inilah berfungsi untuk menimbulkan percikan pada  busi. Jika tegangan kurang seperti adanya hambatan pada distributor coil akan mengalami gangguan mesin (mogok) apa lagi jika terjadi kerusakan pada ignition coil atau kumparan pengapian.
Kumparan pengapian ini berbentuk silinder (tabung) yang berisi lilitan atau kumparan yang berfungsi untuk mengubah tegangan primer dari aki menjadi tegangansekunder yang lebih besar.

Tips Atasi Mesin Brebet Yamaha Jupiter MX 2009 8 Comments

7
SEP
2011
Tips Atasi Mesin Brebet Yamaha Jupiter MX 2009
8 Comments

Jika Anda pemilik Yamaha Jupiter MX yang telah berusia dua tahun atau lebih dan kebetulan mengalami masalah mesin brebet, tak perlu khawatir.

“Jika melihat dari usia motor sekitar dua tahun dengan estimasi jarak tempuh 20 ribu kilometer, kemungkinan awal adalah dari kinerja CDI sudah lemah,” terang Wahyu Bayu Prasetyo, Mekanik dari Arista Depok, bengkel resmi Yamaha yang berlokasi di Margonda, Depok.
            
Untuk mengetahui kemampuan kinerja CDI, ada dua cara. Pertama, mengukur ketahanan kinerja CDI lama. Atau coba diganti dengan CDI lain terlebih dahulu.

Menurut Wahyu, jika penyebabnya bukan karena CDI, maka penyebab brebet yang umum adalah disebabkan pengapian atau penggunaan BBM yang kurang baik. Untuk penyebab pengapian, solusinya tentu dengan mengecek kinerja pengapian. Untuk pengecekan pengapian ringan biaya jasanya antara Rp 15 hingga Rp 20 ribu. Kalau berat biayanya antara Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu.

Jika penyebabnya dari penggunaan BBM yang kurang baik, maka solusinya adalah kuras tangki. Biaya antara Rp 20 sampai Rp 25ribu.

Di luar penyebab umum di atas, ada kemungkinan juga pemasangan mesin setelah servis besar kurang presisi yang menyebabkan kinerja titik mati atas di ruang bakar juga tidak maksimal dan menyebabkan brebet.

KOREK HARIAN MOTOR HONDA C-series MENGENAL MESIN C-series.

KOREK HARIAN MOTOR HONDA C-series MENGENAL MESIN C-series

 
 
 
 
 
 
24 Votes
Motor Honda jenis C-Series yang memiliki mesin 100cc seperti Astrea Grand, Legenda, Supra, SupraX, Supra Fit, sampai saat ini keluaran terbarunya Revo, FitS dan FitX. Mesin-mesin motor tersebut pada dasarnya sama, namun pada mesin Astrea Grand, Supra, serta SupraX memiliki panjang stang seher yang lebih pendek, rantai sentrik yang lebih pendek dibandingkan motor C-Series yang lain.
Sistem pengapian sudah memakai CDI AC, pada motor C-Series sistem pengapiannya bersifat bolak-balik atau AC. Sumber panghasil api pada motor ini adalah lilitan sepul dan magnet.
Pada motor C-Series kopling masih menganut kopling otomatis tekecuali pada motor SupraXX dan SupraV. Sistem pengereman bagian depan pada motor ini ada yang menggunakan sistem tromol dan ada yang memakai sistem cakram, pada pengereman bagian belakang semua memakai tromol. (bram project———bram.doank@yahoo.com)
STEP 1 (MEMPERBESAR MUTU API)
Pengapian sangat berperan penting pada mesin motor. Bagian-bagian dari pengapian motor C-Series adalah sepul,magnet,CDI,coil,busi.
Sekarang kita berbicara tentang sumber penghasil api yaitu sepul dan magnet. Kebanyakan orang kurang mengetahui fungsi dari kedua jenis benda ini, untuk itu mari kita bahas fungsi kedua benda ini. Fungsi keduanya adalah sebagai penghasil listrik yang biasa disebut api oleh para mekanik. Kedua benda ini menggunakan sistem induksi magnet untuk menghasilkan api. Cara memodifikasi sepul pun beragam, namun yang cocok untuk kohar adalah dengan menggulung-ulang sepul api. Gunakan kawat tembaga ukuran 0,1 mm, lalu gulung ulang sepul api, banyaknya gulungan sekitar 600-700 lilitan. Sebaiknya menggunakan magnet yang masih normal.
Berlanjut ke CDI yang merupakan otak dari pengapian. CDI sangat rumit untuk dimodifikasi, saran saya membeli CDI aftermarket yang sesuai kebutuhan. CDI-CDI yang dijual di pasaran sudah banyak jenisnya, seperti unlimiter,racing, bahkan programmer. CDI unlimiter merupakan CDI yang tidak membatasi RPM mesin, jadi semau-mau kita menggeber tunggangan. CDI racing merupakan CDI yang memajukan timing pengapian namun tetap dibatasi RPMnya agar mesin awet. CDI Programer merupakan CDI canggih, kita dapat menyeting sendiri derajat pengapiannya serta limit RPM harganya berkisar 800rb-1,2jt.
Coil merupakan pembesar api dari CDI menuju busi, coil juga merupakan lilitan. Banyak Coil aftermarket yang sudah beredar di pasaran. Ada juga pendapat bahwa coil mobil bagus, namun saya menyarankan menggunakan coil asli dari motor SE(special engine ). Memang agak mahal sekitar 600rb-800rb tapi aman untuk keawetan komponen lainnya. Namun masih ada coil aftermarket yang lebih murah dengan merk blue thunder dan yoshimura yang harganya bersahabat, yaitu sekitar 130rb-175rb.
Komponen terakhir pengapian adalah busi. Semua pasti telah mengenal benda ini, tapi tunggu dulu, apakah anda mengenal jelas benda ini??
Untuk performa yang maksimal sebaiknya menggunakan busi racing namun jangan sembarang racing, mari saya pandu dalam memilih busi racing. Jangan pernah menggunakan busi dengan kepala banyak, contohnya kepala dua, tiga, ataupun empat. Carilah busi yang memiliki ujung batang karbon runcing dengan alasan agar api terpusat dan tidak pecah atau menyebar. Contoh busi yang memiliki batang karbon runcing adalah Denso Iridium (95rb) dan NGK Platinum (25rb).
(bram project———bram.doank@yahoo.com)
STEP 2 (KNALPOT)
Pembuangan pada motor juga sangat berpengaruh pada tenaga yang dihasilkan oleh kuda besi kita. Kenaikan yang tenaga yang dihasilkan dengan penggantian knalpot mencapai 0,5 DK atau lebih, tergantung knalpot yang kita gunakan. Untuk itu penggunaan knalpot semi racing ataupun racing sangat berpengaruh pada tenaga yang dihasilkan. Mengapa saya bilang knalpot semi racing? Karena pada dasarnya knalpot racing yang beredar di pasaran merupakan knalpot yang dibuat dari spek motor standart. Kalau anda ingin mendapatkan knalpot yang benar-benar racing dan sesuai dengan karakter mesin anda, anda harus memesan khusus di tukang-tukang knalpot yang benar-benar sudah mendalami dan terbiasa membuat knalpot untuk race. Saya akan memberi contoh tempat pemesanan knalpot racing seperti 37 jogja, cream pie jogja, mcc solo.
Sekarang saya beri tips ringan dalam memiih knalpot. Untuk anda-anda yang suka touring sebaiknya memilih knalpot dengan ukuran silencer yang panjang dengan tujuan agar dapur pacu alias mesin tidak cepat panas. Dengan silencer panjang RPM mesin anda tidak terlalu dipacu dan anda akan mendapatkan top speed yang maksimal.
Untuk anda yang berada di jalanan yang rapat sebiaknya memakai knalpot dengan silencer yang pendek, dengan tujuan agar akselerasi motor anda menjadi cepat dan anda cepat dapat top speed dibandingkan dengan knalpot bersilencer panjang, namun top speed silencer panjang lebih daripada silencer pendek.
Finally semua keputusan ada di tangan anda mau memilih knalpot dengan silencer pendek atau panjang.
(bram project———bram.doank@yahoo.com)
STEP 3 ( SPUYER KARBULATOR)
Karbulator berperan penting dalam komponen mesin, karena karbu merupakan suatu alat yang menyediakan campuran udara dan bensin untuk mendapatkan suatu campuran yang siap untuk dibakar di dapur pacu.
Perbandingan ini pun sangat berarti, karena dapat menentukan tingkat keborosan bensin. Pada mesin 4 tak penggantian knalpot tidak perlu diikuti oleh penggantian spuyer (pilot jet), namun untuk memperoleh hasil yang maksimal penggantian spuyer pun disarankan. Coba anda pikir pengeluaran yang lebih besar tapi tidak diikuti oleh pemasukan yang besar juga? Bisa cepet sakit tu mesin…He3x
Oleh sebab itu sebaiknya anda mengganti dengan pilot jet berukuran 40 yang di jual di pasaran sekitar 20rb, ukuran itu lebih besar 2 angka dibandingkan spuyer standar Honda C-Series yaitu 38.
Penggantian spuyer ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar dapur pacu. Pengaruh yang diberikan dengan penggantian spuyer ini motor akan power full, baik akselerasi maupun top speed.
(bram project———bram.doank@yahoo.com)
STEP 4 (KAMPAS KOPLING DAN PER KOPLING)
Bagian kopling sangat berpengaruh pada tarikan yang dihasilkan oleh tunggangan kita. Untuk itu agar akselerasi motor lebih baik kita tidak boleh mengabaikan bagian ini. Pada bagian kopling yang berperan dalam menaikkan akselerasi adalah per kopling. Per kopling disarankan yang memiliki kekerasan yang sangat keras, hal ini bertujuan agar motor mendapatkan sentakkan yang maksimal. Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan mengganjal per kopling dengan ring 10 sebanyak 2 buah/per, namun cara yang lebih mudah adalah dengan mengganti dengan tipe racing yang sudah beredar di pasaran.
Penggantian per kopling dengan tipe yang lebih keras memerlukan penyetaraan kampas kopling yang lebih keras dan tahan lama juga. Untuk itu di sarankan untuk mengganti kampas kopling dengan tipe racing juga, karena dapat mengurangi keausan dan selip kopling.
(bram project———bram.doank@yahoo.com)
STEP 5 (NOKEN AS)
Noken as adalah pengatur naik turunnya klep. Noken as punya karakter untuk membuka dan menutup klep in dan klep keluar. Kita perlu tahu karakter dari mesin kita dan apa yang kita inginkan. Bagian atas noken yang biasa disebut lift biasanya merupakan titik acuan dalam membangun suatu motor. Lift rendah (antara 7-8 mm) akan mendapatkan kelangsaman dan tarikan yang lumayan baik, akan sangat baik untuk di bawah 400 meter karena motor cepat mendapatkan puncak kecepatan. Namun lift tinggi (antara 8-9 mm) hanya untuk jarak kita menarik gas di atas 400 meter, karena nafas motor akan menjadi semakin panjang. Cara membuat lift menjadi lebih tinggi adalah dengan memapas bagian bawah dan samping noken as, apabila mau lebih extreme dapat menambah daging lift.
Dalam pemakaian noken yang memiliki lift tinggi harus disesuaikan juga dengan daya tahan per klep yang digunakan, lebih baik apabila memakai per klep motor Kawasaki Kaze, ataupun kalau memiliki dana yang cukup dapat membeli per klep racing bermerk Jepang Product.

Mesin Motor

Mesin Motor

Seringkali muncul pertanyaan, gimana sih mas cara mudah bikin motor lebih kenceng…? Pertanyaan sederhana, tapi jawabnya bingung mau mulai darimana, kalok dijawab diiket tampar trus dicantolin ke pesawat sih anak kecil juga tau jawabnya :) Jadi riset selama ini menunjukkan ada beberapa cara hemat, mudah, ringkas untuk dilakukan untuk memperbaiki kinerja mesin, bahkan meningkatkan tenaganya.
  • Menambah kapasitas mesin – Kapasitas mesin lebih besar berarti lebih bertenaga, bukan berarti kapasitas kecil ga bisa kencang, orang yang bore up gila2an aja kadang masih kalah dengan yang kapasitasnya lebih kecil :) Tapi mengesampingkan hal itu semua, untuk motor harian, meningkatkan kapasitas mesin lebih besar dari bawaan pabrik akan memperbaiki prestasi motor, karena kamu bisa memperoleh lebih banyak debit gas yang terbakar dalam setiap putaran mesin, masuk akal bukan… :) Caranya hanya ada dua : Melesakkan piston dengan diameter lebih besar, atau memanjangkan langkah ayun piston dengan menggeser big end lebih maju atau mengganti dengan pen stroker aftermarket yang umum dijual di pasaran.
  • Meningkatkan Rasio – Rasio Kompresi yang lebih tinggi pasti memproduksi tenaga lebih, sedikit atau banyak. Semakin kamu padatkan campuran udara/bahan bakar , semakin cepat campuran ini menyembur menjadi api secara spontan, namun tentunya harus diimbangi dengan oktan bahan bakar yang pas untuk mencegah pembakaran dini. Ini jawaban kenapa mesin motor balap road-race, atau drag yang diliput di tabloid-majalah umumnya memakai bahan bakar ber oktan tinggi – karena mesin mereka memakai rasio kompresi lebih tinggi untuk mendapatkan tenaga. Lantas caranya bagaimana, ada banyak cara. Mulai dari memapas kop atau cylinder head, blok, meninggikan dome piston, atau mempersempit kubah ruang bakar hingga menyerupai bak mandi orang kaya (bathtub maksudnya) kalok yang belum tau bathtub… sama… hahahahah soalnya di rumah adanya emberrrr :D Atau bisa juga dengan menggabungkan berbagai metoda itu.
  • Mudahkan udara mengalir masuk – Ketika piston meluncur mundur atau turun pada langkah hisap, hambatan udara dapat merampok pundi-pundi tenaga dari mesin. Hambatan udara bisa dikurangi dengan modifikasi serius, karena kesalahan bisa berakibat fatal, melakukan modifikasi pada saluran pemasukan silinder atau seringkali disebut Porting, selain memperbesar volumenya, pun harus memperhatikan geometri porting agar lebih terarah dan aliran udara menjadi lembut. Teknik lain yang mampu mengurangi hambatan secara drastis adalah konfigurasi multi klep masuk atau menempatkan 2 klep masuk dalam sebuah silinder. Dan intake manifold yang halus layaknya manifold koso yang mahal tentu sangat bagus melancarkan aliran udara/bahan bakar yang ingin masuk ke porting. membuka filter udara adalah cara yang paling mudah :)
  • Bathtub Cylinder Head by. RAT
  • Lepaskan gas buang denga bebas keluar – Jika hambatan udara membuat gas keluar dari silinder, ini akan mengambil tenaga mesin. Sama seperti kita jika susah BAB, hahahha… :D sama gak sih?! :) Cara memperlancar gas buang gimana? Apa pasang knalpot free flow? Itu satu cara, urutan pelepasan gas buang tentu dari klep exhaust. Dengan memperbesar atau head yang memakai dua klep buang secara cepat akan mampu melepas gas sisa pembakaran dari dalam silinder. Memperbaiki porting buang, seperti kata pepatah Graham Bell ” Kalok gak seukuran 100 % diameter klep – maka belum racing namanya” hehehe… Yang halus lebih baik. Kalau perlu mengkilat seperti kaca. Kalau perlu, lho… :)   Jika pipa knalpot terlalu keciiilll… seperti bawaan pabrik, atau muffler memiliki banyak sekat akan membuat efek tendangan balik semakin besar. Knalpot performa tinggi memakai rangakaian pipa header yang lebih besar, dan pipa belakang yang semakin membesar, dan muffler free flow yang akan mengusir kotoran jauh-jauh dari dalam silinder. Penyakit kok dipelihara dalam perut… :D Jika kamu mendengar knalpot free-flow, maka tujuan memakai knalpot itu adalah meningkatkan tenaga mesinnya.
  • Muffler Racing
  • Buat semuanya ringan – Part yang lebih ringan membantu mesin bekerja lebih baik. Setiap piston berubah arah, pasti memerlukan energy untuk berhenti dan memulai ke arah yang lain. Piston yang lebih ringan mengurangi pemakaian energy ini. Mengurangi beban gesekan, mengurangi beban rotasi, semua hal ini apa yang disebut meningkatkan efisiensi mekanis.

  • Injection – Sistem kontrol campuran bahan bakar secara elektronis melalui injector akan memberikan keakuratan tingkat tinggi pada setiap derajat langkah piston dan kepastian debit yang dibutuhkan sesuai beban mesin. Oleh karenanya teknologi ini meningkatkan performa dan pemakaian bahan-bakar yang lebih ekonomis. Jadi, mengapa mengganti injeksi dengan karburator jika ingin meningkatkan tenaga motor?